RENCANA DI BALIK RUU PENYADAPAN

“ Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak perlu khawatir dengan adanya RUU (Rancangan Undang-Undang) Penyadapan yang diusulkan oleh departemenya. Saya tidak akan mencegah pemberantasan korupsi, karena saya juga anti korupsi”
Itulah kata-kata dari sang Menteri Komunikasi dan Imformasi Tifatul Sembiri. Mengenai RUU penyadapan sekarang ini menjadi hal yang kontroversi antara anggota DPR dengan KPK. Yang menjadi pemicu kontroversi tentang RUU Penyadapan adalah karena ada salah satu pihak yang merasa tertanggu dengan adanya penyadapan terutama di kalangan penjabat DPR. Meraka berdalaih bahwa dengan adanya penyadapan hal tersebut menganggu aktivitas kinerja mereka, sehingga mereka tidak bebas melakukan hal-hal yang penting. Banyak pihak yang memberikan kritikan terhadap RUU Penyadapan “ Bahwa kenapa DPR mengusulkan adanya RUU (Rancangan Undang-Undang) Penyadapan, sebenarnya keinginan itu muncul karena DPR mengangap bahwa KPK ( Komisi Pemberantasan Korupsi) ancaman bagi DPR setelah adanya penyadapan, dan bandulnya korupsi berada pada DPR. Dengan begitu pernyataan dan keinginan tersebut merupakan tanda bahwa penyadapan menganggu kepentingan DPR dan mereka mengunakan kewenangannya untuk membuat undang-undang tentang penyadapan agar dapat menhambat konerja KPK”.
Yang menjadi pertanyaan besar bagi kita adalah, apa yang menjadi motif di balik pembuatan RUU Penyadapan? Banyak masyarakat yang perpendapat bahwa mereka ketakutan terhadap penyadapan, sehingga mereka mereka membuat RUU Penyadapan untuk menghambat KPK dalam menjalankan kewenanganya untuk memberantas korupsi.
Kalau kita lihat secara teoritis Sosiologi Komunikasi, bahwa penyadapan itu merupakan perkembangan dari teknologi komunikasi, dan tekonologi penyadapan sudah berkembang pesat di Negara-negara yang sudah maju. O’Brien, 1996 dalam Kadir, 2003 ( Dalam buku Sosiologi Komunikasi, karangan: Burhan Bungin, Kencana Prenada Media Group, Jakarta, 2006), mengatakan bahwa, “ perilaku manusia dan teknologi memiliki interaksi di dalam lingkungan Sosioteknologi”.
Kalau kita gambarkan ada lima komponen dalam Sosioteknologi:

Kelima komponen diatas berinteraksi dalam proses sosial, antara satu dengan yang lainnya saling berinteraksi dan mempengaruhi dimana setiap komponen memiliki visi masing-masing yang saling bersinergi serta menghasilkan output proses sosial yang di harapkan oleh seluruh Sosioteknologi. Dan perkembangan tekonologi sudah lazim untuk digunakan, fenomena perkembangan teknologi informasi sudah terlihat sejak pertengahan tauhun 1980-an. Sehingga teknologi penyadapan merupakan perkembangan teknologi informasi, dan apabila dikaitkan dengan komponen Sosioteknologi diatas, maka penyadapan merupakan system dan teknologi informasi. Dalam hal ini adalah tentang penyadapan terhadap hal-hal yang tidak dinginkan yang mana dapat merugikan Negara,
Pengunaan teknologi penyadapan untuk kepentingan umum, yaitu membasmi kejahatan ekonomi, termasuk dalam penjajakan transaksi keuangan. Buktinya, dengan adanya penyadapan KPK dengan efektif dapat menjerat pelaku-pelaku kejahatan yang selama ini belum tersentuh oleh hokum, seperti kasus Artalyta Suryani yang menyuap Urip, dan sekarang ia di hukum penjara selama lima tahun.
Untuk saat ini kita hanya bisa menunggu apakah RUU Penyadapaan tersebut akan disahkan atau tidak. Tifatul Sembiri ( Menteri Komunikasi dan Informasi) menjelaskan bahwa Rancangan undang-undang Penyadapan hanya bersifat rancangan jadi masih bisa diubah dan penagjuan RUU Penyadapan ini paling lama diajukan pada April 2010.

Published in: on January 13, 2010 at 4:50 pm  Leave a Comment  

The URI to TrackBack this entry is: https://ruhaen.wordpress.com/2010/01/13/rencana-di-balik-ruu-penyadapan/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: